Wong Bejo

Jika engkau percaya keajaiban maka semua pasti pernah mengalaminya. Jalan yg tdk disangka sangka tiba tiba terbuka. Biar aku ceritakan kisah seseorang yg skrg menjadi profesor disalah satu perguruan tinggi ternama.

Dahulu saat S1 ipk nya tdk akan bisa diterima utk beasiswa di master ataupun doktor diluar negeri. Apalagi beasiswa yg dibiayai salah satu persh terkemuka itu spt meminta ayam jago utk bertelur hehehe. Tetapi dasar bonek. Dia tdk peduli setiap form beasiswa dia isi. Bahkan ada salah satu beasiswa yg dikirim sendiri krn pihak kampus mengatakan sdh terlambat. Pdhl dipengumuman yg dimaksud adalah tgl cap pos. Kok ya klo sdh rejeki apapun bisa terjadi. Ternyata beasiswa yg justru dikirim sendiri lah yg diterima krn dia sendirilah yg mendaftar.

Lho kok bisa? Karena semua berkas beaiswa yg dikumpulkan di dikti raib entah kemana. Shg tdk ada yg mendaftar beasiswa tsb. Pihak yg memberi beasiswa sampai heran kok ya perusahannya yg terkenal hanya 2 yg mendaftar. Akhirnya beliau diwawancara dan krn good personality akhirnya diterima.

S2 dan S3 dilalui dengan mulus melebihi S1 nya yg biasa biasa. So jgn putus asa dengan batasan batasan yg ada di ijazah dll nya. Lamar saja. Bagi yg jomblo catat kisah ini sapa tahu cewek atau cowok impian sampai sejauh ini hanya kamu yg suka hehehe.

Antusiasme Itu Amazing (Kisah penjual juzz buah dan kawan yang selalu bahagia)

Saya sering membeli juz buah bersama istri di alun-alun Jombang. Padahal ada penjual dengan merek yang sama tak jauh dari rumah. Mengapa kami memilih penjual di alun-alun meski kami menempuh perjalanan yang lumayan jauh. Jawabnya adalah penjualnya. Si penjual seorang cowok muda antusias sekali dalam melayani pembeli. Anda seolah melihat pemain gitar atau penari yang meliuk-meliuk saat mengupas buah, membersihkan blender. Sigap, cepat dan tepat. 7 gelas juz tidak lebih dari 15 menit. Selain itu dia hapal sekali pelanggannya. Keusakaannya si A apa? Si B sekolah dimana. Dia dan pembeli yang sebaya seolah kawan sekolah, akrab bercanda. Mungkin ini yang disebut Linchpin oleh Seth Godin golongan yang tidak tergantikan. Jika saya punyai resto akan saya hire dia untuk jadi bartendernya heheheh.

*****
Akan saya kisahkan juga tentang seorang kawan yang pernah satu kantor dengan saya. Saat wawancara terlihat aura positif terpancar dari senyumnya. Siapapun yang berada didekatnya kesetrum kebahagiaannya. Saat masuk dikantor kami, pendidikannya hanya D1. Seacara Teknis programing tidak banyak yang dapat diharapkan, Akhirnya kami tempatkan dia menjadi seorang implementator. Pilihan kami tidak salah. Jadilah dia angel bagi user-user kami. Menolong tanpa menghitung. Kalau boleh dibilang dia adalah startup tanpa memikirkan balik modal yang penting kepuasan pengguna. Akhirnya balik modalnya adalah tahun-tahun ini ketika yang dia tolong dulu hanya staf biasa sekarang sudah menjadi pimpinan dimana-mana. Antusiasme untuk menolong telah memberi imbalan kepadanya.

*****
Melihat kisah hidup kaum Linchpin dengan antusiasmenya membuat saya tersetrum setiap kali antusiasme itu surut. Nyalakan hidupmu dengan membakar antusiasme mu

USTAD ABAL-ABAL

Seorang teman lewat WA merekomendasikan ustad yang katanya ilmu agamanya sangat luas, menguasai 4 mazhab,memahami seluruh hadist dan berbagai tafsir Al Quran. Dan hebatnya lagi menguasai 5 bahasa asing utama dunia.Menurut teman tersebut sang ustad ini tidak mau menampakkan wajah dan suaranya karena takut akan riya’ dan dikultuskan oleh jamaahnya. Selain itu wajah beliau separuh hancur dan pita suara rusak karena berjihad dimana-mana. Wow Amazing batin saya. Akhirnya dengan penasaran aku ikut joint grup WA,joint rup facebook dan masuk ke web nya.

Setelah beberapa lama aku mengikuti pengajian beliau memang sungguh luas sekali ilmu nya. Tinggi adab dan adem dalam memberi solusi seolah-olah paham tentang karakter ku. Semua pertanyaan dijawab dengan tata bahasa yang menunjukkan ketinggian ilmu. Beberapa waktu kemudian aku menyebarkan tentang ustad itu ke seluruh kenalan. Tetapi yang agak janggal adalah sewaktu seorang kenalan menunjukkan jawaban dari ustad tersebut ke WA nya berbeda bahasa dan adab yang digunakan. Kalau dengan kawan tersebut menggunakan bahasa gaul dan pop.

Sebagai seorang IT rasa ingin tahuku tergelitik. Akhirnya kubuat beberapa akun FB dengan berbagai profil. Dan aku ajukan pertanyaan yang sama ternyata diluar dugaan jawaban yang kuterima berbeda-beda dan yang lebih ngeri ada satu profile yang menerima jawaban dari ustad tersebut untuk berjihad dengan jalan tercela. Hmmm ini pasti mesin AI batinku.

DI tempat lain pada saat yang sama ketika aku menerima jawaban, di institusi penelitian yang dibiayai Israel (hehe biar seru) beberapa expert diberbagai bidang berkumpul untuk mengembangkan AI (kecerdasan buatan) ULAMA. Dimana semua ilmu agama Islam dimasukkan kedalam mesin dan siap menjawab lebih canggih dan luas ilmu dibanding ustad biasa. Selain itu jawaban-jawaban juga mengikuti profile Anda di media sosial. Hiiii ngeriii.

(Cerita ini hanya rekaan dilatar belakangi maraknya pengembangan AI. Menurut berita di majalah info komputer di Amerika sedang dilakuka penelitian AI psikopat bagaimana sebuah komputer akan diajari dan berprilaku seperti psikopat dengan memasukkan berbagai macam data-data kejahatan dll)

TIMBUNAN INFORMASI ? WHAT’S NEXT?

“Eh, Artis ini lagi bermasalah dengan infotainment lho?” ….Mungkin jawab anda “Aku Tahu “…What’s next?
“ Eh, Pelatih ini dipecat dari Klub itu lho ?” ….Mungkin jawab anda “Aku Tahu … What’s next ?
“Eh, Pak A jadi Menteri lho?”….Mungkin jawab anda “Aku Tahu … What’s next?

Saat ini bagi yang terhubung dengan internet semua informasi dapat diperoleh dengan mudah dan cepat. Dari berita diujung alaska sampai ujung kulon bisa tersaji dengan hangat sehangat kopi yang menemani saat berselancar.

Tetapi cukupkah hanya tahu informasi saja? Cukup jika anda hanya supaya bisa nyambung ngomong dengan berbagai macam dan tipe orang. Tetapi kalau untuk mencapai sebesar-besar kemaslahatan untuk anda maka mewujudkan informasi yang diketahui menjadi hal yang berguna (baca pengetahuan) adalah langkah wajib.

Kita ambil contoh, saya pernah kenal seorang wanita yang hobi mengkoleksi resep masakan. Bukunya bejibun, majalah atau tabloid kuliner dia lahap habis (bukan dimakan lho he..he..). Tetapi apa yang terjadi? Apakah dia membuka bisnis retoran? Apakah dia memasak untuk keluarganya tiap hari dengan menu yang berbeda seperti yang dia baca? Tidak…”Saya senang membaca tentang masakan titik” Apa salah ? Tentu tidak daripada dia baca buku porno he..he..Tetapi wanita tersebut hanya sekedar tahu.Tetapi belum mengoptimalkan ‘ketahuannya’ untuk kemasalahatan dirinya.

Didalam ilmu informasi posisi wanita tersebut adalah masih tahap informasi belum menjadi pengetahuan. tahapan terbentuknya pengetahuan ini menunjukkannya.

Data—>Informasi—>Pengetahuan

Sehingga hanya tahu (tahap informasi) ? Belum menjadi pengetahuan karena belum direalisasikan/diujicobakan?

Untuk pertanyaan diawal tulisan.
1.Jika tahu si artis bermasalah dengan infotainment gara-gara twiternya maka agar informasi tersebut menjadi pengetahuan maka buat akun twiter, klo nulis meskipun di internet maka nulis yang baik jangan menyinggung..bla…bla.. yang lain. Kalau anda sudah mengambil tindakan itu maka anda sudah berpengetahuan tidak hanya tahu informasi.
2.Yang lainnya jawab sendiri he..he..

So , Anda sudah sampai tahap mana ?

PEMERCIK API TAKDIR KEBAIKAN

“Setiap orang bisa menjadi pahlawan meskipun hanya memberikan syal hangat dan menenangkan seorang anak ketika kehilangan orangtuanya” Kata Batman kepada inspektur Gordon di Film Batman 3. Hanya karena tindakan kecil sang inspektur maka bruce wayne menjadi terinspirasi bahwa meski dia kehilangan orang tua karena tindak kejahatan masih ada orang baik didunianya.

Amalan atau kebaikan kita meski kecil adalah ibarat kita melemparkan batu kecil didanau. Riaknya akan menyebar kemana-mana. Ini kisahnyata disebuah desa di Jawa Timur, ada serombongan anak KKN yang membantu desa tersebut dengan 2 ekor kambing . Setelah mereka selesai KKN kambing-kambing tersebut diberdayakan oleh seorang wanita di desa tersebut sehingga beranak-pinak dan bisa dijadikan modal untuk membangun tempat pengajaran Al-Qur’an dan membayar gurunya. Singkat cerita desa yang tadinya minus sekarang menjadi makmur.

Demikian pula sebaliknya dengan dosa atau kejahatan kecil.Sebagai ilustrasi ada seorang penjaga toko kelontong yang terlambat membuka tokonya karena dia semalaman begadang menonton bola. Ketika seorang anak kecil akan membeli minyak goreng  ke tokonya dia berpindahke toko diseberang jalan karena toko tersebut masih tutup. Ibunya sudah melarang si anak tersebut untuk keluar dari komplek perumahan. Tetapi anak kecil itu takut pulang tanpa membawa minyak goreng . Dia memberanikan diri menyebrang jalan. Di sebuah tikungan ada seorang pemuda mengendarai motor dengan kencang karena dia juga bangun kesiangan padahal dia ada ujian akhir dikampusnya. Dan brak terjadilah, si pemuda menabrak si anak kecil tersebut .

Demikianlah kadang hal-hal kecil bisa berakibat besarsehingga Allah tidak lupa menghitung amalan kebaikan ataupun kejahatan walaupunsebesar biji atom sekalipun. So tidak usah menunggu kita sekaya Bill Gates baru beramal atau setenar selebritis untuk menggerakan perubahan cukup dengan kondisi kita sekarang saja banyak hal yang bisa kita lakukan. Marilah kita menjadi pemercik api takdir kebaikan meskipun kecil. Maukan anda? 😀

Mungkin iklan dari Thailand ini bisa menjadi renungan : http://www.youtube.com/watch?v=OoqxlYjtq-k